Javamifi Blog

Bahaya, Jangan Sembarang Upload Boarding Pass di Medsos!

bahaya-upload-boarding-pass

JavaMifi – Beberapa orang pasti pernah memfoto boarding pass pesawat lalu mengunggah foto tersebut ke media sosial. Hal seperti ini biasa dilakukan untuk pamer lokasi tujuan yang akan dikunjungi ke temen-temen di media sosial. Namun, lebih baik kamu tinggalin kebiasaan ini. Pasalnya, ada bahaya upload boarding pass yang sedang mengintai kamu

Upload boarding pass di media sosial memang menggoda. Selain bisa menunjukkan kalau media sosial kamu rutin update, upload boarding pass juga bisa bikin kamu keliatan seperti traveler. Namun, apakah kamu tahu bila meng-upload boarding pass bisa menunjukkan data-data sensitif, meskipun hanya melalui foto.

Di dalam boarding pass terdapat kode bar yang berisi segala hal informasi tentang pemiliknya. Dengan melakukan scan kode QR, walaupun hanya lewat foto, orang bisa lihat nama lengkap, jumlah poin frequent flyer, akun media sosial, nomor telepon, sampai jadwal penerbangan yang kamu ambil.

Baca juga:

Alasan Patung Ikonis Merlion Sentosa Dirubuhkan

Milford Sound, Destinasi Wisata Paling Terkenal di Selandia Baru

Budget 5 Juta Bisa Keliling Asia Tenggara Lho, Ini Tipsnya!

Bahayanya di mana? Dengan informasi yang sebegitunya telanjang, orang yang ingin berbuat jahat kepada kamu bisa tahu kapan dan di mana lokasi kamu berada. Selain itu, bisa juga dimanfaatkan oleh orang yang mau mencuri di rumah karena tahu kamu sedang pergi dan tidak ada di rumah.

Itu baru bahaya fisik, belum bahaya digital yang mungkin saja terjadi. Jika di foto boarding pass yang kamu upload di media sosial terlihat nama dan kode pemesanan, maka siapapun dengan mudah bisa mengubah tiket pesawat tersebut dengan. Bukan hanya mengubah tempat duduk, tetapi bisa mengubah nama, mengganti pesanan menu makanan selama penerbangan, jadwal penerbangan hingga membatalkan penerbangan tanpa sepengetahuan kamu.

Orang yang tak bertanggung jawab tersebut bisa dengan mudah membuka situs resmi maskapai yang kamu gunakan, memasukkan nama dan kode pemesanan di bagian ‘Manage my Booking’ dan orang tersebut pun akan bisa mengubah tiket penerbangan kamu.

Dengan data-data tersebut, peretas juga bisa melakukan pencurian identitas untuk melakukan kejahatan siber. Selain itu, seperti yang sudah disebutkan di atas, peretas bisa mengutak-atik status frequent flyer kamu. Bukan tidak mungkin poin yang sudah kamu kumpulkan susah payah sebagai anggota frequent flyer malah dikuras oleh hacker.

Selain bahaya tersebut, meng-upload dengan menggunakan internet publik juga bisa berbahaya. Pasalnya, bisa saja internet yang kamu gunakan sudah disusupi oleh hacker yang ingin mencuri informasi pribadi dari kamu. Oleh karena itu ada baiknya kamu selalu membawa JavaMifi setiap ke luar negeri.

karena hanya JavaMifi yang sudah terintegrasi dengan secure VPN dan kamu bebas melakukan aktivitas internet tanpa rasa khawatir. Dengan membawa JavaMifi, kamu bisa mendapat akses internet yang bisa diandalkan. Selain itu, JavaMifi juga sudah mencakup lebih dari 160 negara.

Kamu bisa mengambil dan mengembalikan JavaMifi di 10 bandara, 7 kantor cabang JavaMifi,  20.000 minimart lebih. Kamu juga bisa mengambil dan mengembalikan melalui layanan pengantaran. Selain itu, JavaMifi menjadi satu-satunya travel wifi tanpa deposit di Indonesia.

Jangan lupa, untuk terus mengecek blog JavaMifi untuk aneka informasi seru seputar traveling lainnya dan untuk informasi lebih lanjut soal JavaMifi, bisa dibuka di situs JavaMifi. Have a safe flight Globers

Exit mobile version