Warisan Budaya Indonesia yang di akui Unesco

Indonesia adalah negara yang besar dan negara yang kaya akan keanekaragaman warisan budaya yang layak dilestarikan. Beberapa di antara yang telah ditetepkan oleh UNESCO sudah mulai sulit ditemukan dan masuk dalam kategori perlu perlindungan yang mendesak.

 

Pemerintah saat ini terus menggalakkan pengenalan sejumlah warisan budaya tanah air kepada kaum milenial agar dipahamai dan semakin di kenalkan kepada dunia agar tidak diklaim oleh negara lain.

Beberapa dari sekian banyak budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO antara lain:

 

  1. Candi Borobudur

    Siapa yang tidak kenal candi megah yang berada di Kabupaten Magelang Jawa Tengah ini. Candi yang dibangun oleh penganut Budha Mahayana pada abad ke-8 dinasti Syailendra ini memiliki bentuk stupa dan tingginya diperkirakan seperti bangunan dengan tinggi 10 lantai. Candi Borobudur oleh UNESCO masih mendapatkan pengakuan sebagai warisan dunia kriteria budaya sejak 1991, maka tak heran jika Candi Borobudur setiap harinya banyak dikunjugi wisatawan. Namun demikian sampai saat ini asal usul mengenai siapa pendiri Candi Borobudur dan tujuan awal membangun candi ini masih misteri.

  2. Keris

    Satu lagi hasil budaya Jawa yang berupa senjata tradisional ini dimasukkan dalam daftar UNESCO pada 2008, meski sudah diproklamirkan pada 2005. Karena masih sering dipakai dalam upacara khusus maupun sehari-hari maka keris masuk ke dalam kategori daftar perwakilan. Keris di Jawa ada yang dianggap sebagai benda pusaka hingga diwariskan secara turun-temurun dan masyarakat Jawa masih memelihara tradisi ritual mencuci keris setahun sekali. Kersi juga biasanya digunakan sebagai bagian dari busana adat.

  3. Subak

    source:kintamani.idsource:kintamani.id

    Sistem pengairan dibali memiliki keindahan tersendiri. Saluran irigasi ini bernama Subak adalah merupakan sebutan untuk sistem irigasi persawahan tradisional yang dipertahankan masyarakat Bali hingga saat ini. Pada tahun 2012 Subak telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia dari Indonesia. Karena system pengairan ini sangat unik nama pemerintah kita berusaha melindunginya. Keunikan sistim irigasi ini adalah berupa pengaturan irigasi yang adil bagi setiap pemilik sawah.

  4. Sekaten

    Sekaten adalah upacara perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang berlangsung selama 7 hari. Sekaten merupakan warisan tradisi peninggalan dari Kerajaan Demak. Konon nama Sekaten diambil dari bahasa Arab, yaitu syahadatain. Tidak bisa dipungkiri bahwa upacara Sekaten sangat erat dengan sejarah penyebaran agama Islam di Solo dan Yogyakarta. Biasanya sekaten terdiri dari beberapa rangkaian acara dan yang paling dinanti warga adalah momen rebutan gunung-gunungan berisi hasil bumi. sekaten pun diresmikan sebagai warisan budaya UNESCO di tahun 2014 karena nilai budayanya yang sangat kental.

  5. Taman Nasional Komodo

    Taman Nasional Komodo didirikan pada 1980 yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mencakup 3 pulau utama yaitu Pulau Komodo, Rinca, dan Padar serta pualu-pulau disekitarnya menghasilkan total luas hingga 2.321 km². Komodo adalah spesies purba dan langka makhluk besar mirip kadal raksasa dengan memiliki panjang 2-3 m dan berat mencapai 165 kg. Karena keunikan dan kelangkaannya Taman Nasional Komodo dinyatakan sebagai warisan budaya oleh UNESCO tahun 1986.

 

Itu tadi beberapa uraian singkat mengenai warisan budaya Indonesia bernilai budaya tinggi hasil cipta karsa masyarakat Indonesia dan juga ada karunia Tuhan akan alam yang indah mempesona yang telah yang diakui oleh UNESCO.

 

Mobile Wifi JavaMifi

Untuk kamu yang hobi travelling menjelajah Indonesia untuk melihat semua budaya nya, modem portable dari JavaMifi bisa menjadi alternatif  untuk bisa terus terkoneksi jaringan internet yang stabil dan menjangkau ke seluruh pelosok Indonesia. Info lebih lanjut bisa kunjungi website nya JavaMifi.

Jangan lupa, untuk terus mengecek blog JavaMifi untuk aneka informasi penting dan seru lainnya.

News, Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *